LAPORAN PERCOBAAN 3 PEMBUATAN SENYAWA ORGANIK ASAM ASETIL SALISILAT
|
No |
Perlakuan |
Tujuan |
Pengamatan |
|
1 |
Dimasukan asam salisilat 5
gram kedalam labu,lalu di tambahkan larutan asam asetat 1:1(20 ml air:20 ml
asam asetat ).kemudian di tambahkan asam sulfat pekat sebayak 1 ml (20 tetes) |
Penambahan asam sulfat
sebagai katalisato |
Dihasilkan warna larutan
putih keruh |
|
2 |
Kemudian larutan tersebut
direfluks sampai terjadi perubahan warna |
Dilakukan refliks bertujuan
menyempurnakan hasil reaksi |
Terjadi perubahan warna
larutan dari putih keruh menjadi warna bening |
Pada praktikum
kali ini, kami dapat melakukannya di dalam laboratorium, pada praktikum ini
kami melakukan percobaan tentang pembuatan senyawa organik asam asetil
salisilat atau aspirin. Pada praktikum ini kami menggunakan bahan dasarnya atau
bakunya yaitu asam salisilat yang merupakan suatu senyawa turunan dari asam
benzoat dimana merupakan asam lemah yang memiliki sifat sukar larut dalam
udara. Asam salisilat Asam salisilat kami timbang sebanyak 5 gram. Asam salisilat yang ditimbang tadi
kedalam labu, kemudian diisikan larutan CH3COOH sebanyak 1:1 dengan
air yaitu 20 ml air dan 20 ml asam asetat ( CH3COOH) kedalam labu
yang berisi 5 gram asam salisilat. Kemudian ditambahkan larutan H2SO4
sebanyak 20 tetes atau 1 ml. Penambahan asam sulfat disini sebagai katalisator,
untuk mempercepat terjadi reaksi dan juga sebagai penghidrasi. Hasil yang
diperoleh larutan berwarna putih keruh. Selanjutnya larutan tersebut direfluks
sehingga terjadi perubahan warna, tujuan digunakan refluks untuk menyempurnakan
hasil reaksi. Hasil yang diperoleh setelah direfluks terjadi perubahan warna
larutan dari putih keruh menjadi bening. Agak lama dibiarkan larutan yang
awalnya sudah berubah menjadi bening kembali menjadi berwarna putih keruh lagi.
Aspirin atau asam asetil salisilat yang kami peroleh tidak sampai ketahap
terbentuknya kristal aspirin. Pada saat direfluks ini terjadi reaksi
reversibel, reversibel adalah reaksi dua arah atau bolak balik, dimana pada
reaksi ini hasil dari reaksi yang didapat kembali menbentuk reaktan. Sintesis asam
asetil salisilat merupakan proses dari esterfikasi. Aspirin merupakan salisilat
ester yang dapat disintesis menggunakan asam asetat yang memiliki gugus (-COOH)
dan asam salisilat yang memilki gugus (-OH).
IX. PERTANYAAN PASCA PRAKTIKUM :
1. Pada saat sebelum rekristalisasi dan
setelah rekristalisasi itu tidak terlihat produk yang jauh berbeda hanya saja
kami melakukan pemanasan dengan menggunakan cawan itu pada tahap terakhir. Nah,
bagaimana jika kita lakukan pemanasan tersebut pada tahap pertama akan
membentuk Kristal seperti tahap terakhir?
2. Pada praktikum ini dalam
penutun seharusnya kita menggunakan anhidrida asetat, sedangkan yang kita
lakukan kita menggunakan asam asetat glasial, apakah akan berpengaruh terhadap
hasil praktikum?
3. Bagaimana dengan produk
yang tidak ditambahkan oleh Etanol-air apakah produknya tidak menjadi Asam
asetil salisilat ?
X. KESIMPULAN
Kesimpulan dari percobaan pembuatan asam oksalat ini
yaitu:
1.
Pembuatan asam
asetil salisilat dari bahan baku asam salisilat dan asam asetat menggunakan
penambahan katalis asam yaitu H2SO4 lalu direfluks,
sehingga larutan berubah menjadi warna bening.
2. Pada sintesis aspirin, reaksi yang terjadi yaitu esterifikasi. Yang bersifat reversibel.
XI. DAFTAR PUSTAKA
Austin, GT. 1984. Shreve’s Chemical Process Industries, 5th ed. McGraw- Hill Book Co: Singapura.
Fessenden. 1987.Kimia Organik Edisi Ketiga, Jakarta : Erlangga.
Kirk, RE, dan Othmer, DF. 1967. Encyclopedia of Chemical Engineering Technology. TjayNew York : John Wiley and Sons Inc.
Schror K. 2009. Acetylsalicylic Acid.Darmstadt,
Wiley-Blackwell, ISBN
978-3-527-32109-4.



Saya Lutfi Praidha (A1C118015) akan menjawab pertanyaan nomor 2. Asam asetat anhidrat sama dengan asam glasial. Jadi tidak ada pengaruhnya jika kita memakainya pada percobaan ini.
BalasHapussaya susilawati akan menjawab permaalahan no 3, ,menurut saya larutan yang tidak di tambah kan dengan pelarut etanol dan air maka iu tidak akan menjadi produk asam asetil salisilat. Terimakasih
BalasHapusbaiklah saya Palma L Lubis akan menjawab permasalhan no 1dimana jika dilakukan pemanasan pada tahap pertama maka kristal yang didaptkan pada tahap terakhir mungkin tidak akan bagus
BalasHapus